Bisnis online kini sudah tidak perlu ditanya lagi, pada era digital seperti ini. Jika kita telusuri lagi bisnis online itu banyak sekali bentuknya. Dengan mulai jualan di Instagram sampai mereka membuat aplikasi mobile e-commerce nya. Namun Namanya juga bisnis, pasti apapun bisnis tentu ada resikonya.

Tapi suatu resiko dalam bisnis itu juga bisa dicegah dan di antisipasi agar tidak bangkrut. Yaitu dengan adanya manajemen yang baik dan keputusan – keputusan yang tepat. Dengan seperti itu bisnis akan lancar dan mendapatkan untung yang banyak.

Resiko apa saja yang ada dalam bisnis online ?

1. Dapat terjadi hit and run

Dengan gaya bisnis seperti sekarang, dimana semua serba online. Sehingga kita tidak perlu bertemu dengan pembeli. Padahal dengan bertemu lah kepercayaan dapat terjadi, namun dengan adanya online ini, bisa saja setelah pembelian pertama pelanggan merasa tidak percaya atau dapat parahnya ketik adanya penipuan oleh penjual. Dalam kasus bisnis online itulah yang sering terjadi, dengan awalnya pembeli semangat untuk membeli barang tersebut, namun karna hanya melalui chat saja. Akhirnya kejadian penipuan bisa terjadi oleh si pembeli, karna penjual sudah dapat uang transfer dari pembeli.

2. Persaingan yang super ketat

Dengan adanya model bisnis online ini semakin banyak orang – orang menjadi penjual. Lalu siapa pembelinya ? data hasil dari BPS, bahwa per 2016 jumlah e-commerce di Indonesia sudah mencapai 26,2 juta. Wow apa itu artinya ? kita memilki saingan yang banyak dan menjadi resiko yang sangat besar juga. Dan dengan adanya itu kita harus memberikan produk dan layanan yang benar – benar berbeda dari saingan kita. Kalo kita sama saja, ya tidak akan lama bisnis kita. Bahkan sudah ada juga nama – nama besar, yang mungkin produknya sama dengan bisnis kita. Itu lebih menjadi buruk lagi ketika kita tidak memberikan nilai unik pada bisnis kita.

3. Permintaan pangsa pasar yang selalu berubah

Dengan model bisnis online ini, minat dari pasar adalah hal yang baik. Tapi ketika kita kelola dengan tidak tepat  hal ini akan menjadi resiko bisnis yang merugikan. Dengan adanya pasar yang berubah – ubah, membuat kita harus selalu ready stock. Jika kita melalukan stock barang yang lebih, atau yang pasar inginkan. Maka mereka akan pindah ke tempat lain.

4. Memiliki ekspetasi yang tidak realistis

Dalam bisnis online kita dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar dan menjajikan. Tentu dengan banyak factor yang harus dijalankan dan proses yang tidak instan. Biasanya mereka para pebisnis memilki ekspetasi yang tidak sesuai dengan realita. Dimana mereka ingin cepat masuk ke pasar untuk membuktikan diri bahwa mereka yakin bisa mendapatkan keuntungan disana, namun apa hasilnya ketika ekspetasi yang berlebihan akhirnya mereka gagal, dan itu biasanya dilakukan oleh startup.

Itulah 4 resiko yang dapat terjadi pada bisnis online. Jika kita tidak ingin menanggung resiko itu maka dapat dicegah.

Baca disini

Referensi sleekr.co