Kini sudah berjalan dan akan terus berjalan dimana kekacauan atau biasa disebut dengan disrupsi. Disrupsi adalah istilah dimana sistem lama telah digantikan dengan sistem yang baru. Disrupsi sudah banyak terjadi kepada perusahaan – perusahaan besar yang dulunya berjaya dan meraih kesuksesan, namun kini ? hanya menjadi nama. Dan digantikan dengan nama – nama baru. Dan dalam dunia bisnis khususnya disrupsi ini banyak dilakukan.

Apa saja contoh nya ?

Kita yang lahir 1980 sampai dengan 1990 keatas mungkin sudah pernah mendengar nama brand handphone Nokia. Apa kabarnya saat ini mereka ? semenjak sempat berjaya akhirnya perusahaan tersebut mengalami disrupsi yaitu penindasan kekacauan teknologi lama dan akhirnya yang kini kita gunakan adalah smartphone. Bahkan sesudah Nokia bangkrut sempat ada nama Blackberry dan menggunakan BBM messenger. Namun apa yang terjadi dengan mereka ? mereka mengalami disrupsi juga dan kini digantikan dengan Whatsapp dan Smartphone lainnya yang sudah beredar dimana – mana merk brand smartphone.

Apalagi perusahaan yang terkena disrupsi ?

Masih banyak tentunya, kalo kalian tau Fujifilm, dimana Fujifilm itu adalah sebuah perusahaan yang memproduksi kamera analog dan film roll nya. Namun hal itu tidak membuat nya bertahan lama, sampai akhirnya digantikan dengan kamera digital yang sampai sekarang kita pakai, bahkan sudah ada lagi kan. Kamera SLR digantikan dengan kamera mirroless dimana sudah menggunakan sensor CMOS.

Masih bicara dengan Fujifilm, setelah mereka bangkrut apa yang terjadi ? kalian tau juga kan restoran yang pernah masuk ke Indonesia dan akhirnya tutup dan keluar dari Indonesia, yaitu 7 Eleven. Ya sevel itu adalah lanjutan dari rintisan perusahaan Fujifilm. Karna Fujifilm ingin mencoba di bisnis baru karna sudah mengalami disrupsi. Tapi ternyata 7 eleven akhirnya tidak dapat melunasi pajak bangunan di Indonesia, karna banyak saingan seperti indomart meniru 7 eleven, dengan adanya tempat nongkrong yakan. Dan tentunya harga yang lebih murah dari 7 eleven.

Kemudian adaBluebird, taksi konvensional yang dulu kita gunakan ketika pergi jauh. Dan kini apa yang terjadi ? taksi konvensional sudah mulai jarang digunakan oleh masyarakat dan lebih memilih taksi online. Karna harganya yang sudah jelas tidak mengguakan tarif argo. Lalu bluebird untuk mencegah kebangkrutan dan tutup perusahaan, akhirnya kini bluebird mencoba untuk mengikuti perubahan jaman tersebut. Dengan membuat aplikasi bluebird secara online untuk penumpang lebih mudah.

Kemudian apalagi, ada mall seperti Ramayana, Matahari. Mereka juga terkena imbas dari era disrupsi ini, mereka terkena disrupsi. Kini apa yang terjadi sekarang ? masyarakat lebih suka untuk berbelanja online dengan menggunakan aplikasi saja. Karna itu tidak mengeluarkan tenaga dan tidak cape. Sama seperti bluebird, Ramayana, Matahari, atau store yang lain kini sudah membuat aplikasi mobile untuk mengikuti jaman.

Sebenarnya masih banyak sekali perusahaan atau brand yang terkena disrupsi. Namun tergantung lagi kepada si perusahaan tersebut. Mereka mau dan menerima perubahan jaman ini, atau menolakan dan bertahan dengan sistem lama yang mereka jalankan.

Jadi pada intinya, kita sebagai anak di jaman millennial ini harus menerima semua perubahan yang terjadi, bila kita ingin mencoba mengikuti persaingan diluar sana. Karna diluar sana banyak yang lebih hebat pastinya dari kita. Nah apakah kita mau hidup hanya seperti itu saja ? tidak ada perubahan juga ?

Ayo bagi anak – anak muda bangsa semoga kalian bisa meraih kesuksesan dimasa depan ya.

Bye

Baca Juga